Sabtu, 06 Oktober 2012
Definisi Pariwisata ( Self Opinion )
Pariwisata adalah kegiatan dimana kegiatan itu adalah berjalan-jalan dari satu tempat ke tempat lain dan biasanya tujuan dari jalan-jalan itu sendiri adalah dalam maksud berekreasi dengan keluarga, kerabat, ataupun dilakukan dengan sendiri saja dan biasanya bersifat direncanakan untuk melaju ke satu tempat yang dirasa pas untuk pariwisata
Definisi Pariwisata 4
Pariwisata berasal dari dua kata, yakni Pari
dan Wisata. Pari dapat diartikan sebagai banyak, berkali-kali,
berputar-putar atau lengkap. Sedangkan wisata dapat diartikan sebagai
perjalanan atau bepergian yang dalam hal ini sinonim dengan kata ”travel” dalam
bahasa Inggris. Atas dasar itu, maka kata ”Pariwisata” dapat diartikan sebagai
perjalanan yang dilakukan berkali-kali atau berputar-putar dari suatu tempat ke
tempat yang lain, yang dalam bahasa Inggris disebut dengan ”Tour”. (Yoeti,
1991:103).
Sedangkan menurut RG. Soekadijo
(1997:8), Pariwisata ialah segala kegiatan dalam masyarakat yang berhubungan
dengan wisatawan.
Ahli lain, Agus Budiyanto
(1997:7) menyebutkan bahwa Wisata berarti perjalanan yang dilakukan oleh
seseorang dengan maksud mencari kesenangan.
Sumber : http://mas-hata.blogspot.com/2007/11/tentang-pariwisata.html
Definisi Pariwisata 3
Menurut Richard Sihite dalam Marpaung dan Bahar
(2000:46-47) menjelaskan definisi pariwisata sebagai berikut : Pariwisata
adalah suatu perjalanan yang dilakukan orang untuk sementara waktu, yang
diselenggarakan dari suatu tempat ke tempat lain meninggalkan tempatnya semula,
dengan suatu perencanaan dan dengan maksud bukan untuk
berusaha atau mencari nafkah di tempat yang dikunjungi, tetapi semata-mata
untuk menikmati kegiatan pertamsyaan dan rekreasi atau untuk memenuhi keinginan
yang beraneka ragam.
Sumber : http://tabeatamang.wordpress.com/2012/08/24/definisi-pariwisata-menurut-beberapa-ahli/
Definisi Pariwisata 2
Pariwisata atau turisme adalah suatu perjalanan yang dilakukan untuk
rekreasi
atau liburan,
dan juga persiapan yang dilakukan untuk aktivitas ini. Seorang wisatawan
atau turis adalah seseorang yang melakukan perjalanan paling tidak
sejauh 80 km (50 mil) dari rumahnya dengan tujuan rekreasi, merupakan definisi
oleh Organisasi Pariwisata Dunia.
Definisi yang lebih lengkap, turisme adalah industri
jasa. Mereka menangani jasa mulai dari transportasi,
jasa keramahan, tempat
tinggal, makanan,
minuman, dan
jasa bersangkutan lainnya seperti bank, asuransi, keamanan, dll. Dan juga menawarkan tempat istrihat, budaya,
pelarian, petualangan, dan pengalaman baru dan berbeda lainnya.
Banyak negara, bergantung banyak dari industri
pariwisata ini sebagai sumber pajak dan pendapatan untuk perusahaan yang
menjual jasa kepada wisatawan. Oleh karena itu pengembangan industri pariwisata
ini adalah salah satu strategi yang dipakai oleh Organisasi
Non-Pemerintah untuk mempromosikan wilayah tertentu sebagai daerah wisata
untuk meningkatkan perdagangan melalui penjualan barang dan jasa kepada orang
non-lokal.
Sumber : Wikipedia
Jumat, 05 Oktober 2012
Definisi Pariwisata 1
PARIWISATA bisa
diartikan sebagai perjalanan yang dilakukan berkali-kali atau berputar-putar
dari suatu tempat ketempat lain yang dalam bahasa Inggris disebut dengan kata
"tour", sedang untuk pengertian jamak "kepariwisataan"
dapat digunakan kata "tourisme" atau "tourism", lebih
lanjut batasan pariwisata menurut ketetapan MPRS No I-II tahun 1960, sebagai
berikut :
"Kepariwisataan dalam dunia modern pada hakekatnya adalah suatu cara
memenuhi kebutuhan manusia dalam memberi hiburan rohani dan jasmani setelah
beberapa waktu bekerja serta mempunyai modal untuk melihat-lihat daerah lain
(pariwisata dalam negeri) atau negara-negara lain (pariwisata luar
negeri)".
SUMBER : http://yayanskrt.blogspot.com/2008/02/arti-pariwisata.html
Kamis, 29 Maret 2012
Kewirausahaan
contoh artikel tentang penddikan bisnis dan kewirausahaan
Perubahan signifikan pada era globalisasi di negeri tercinta ini, berpengaruh terhadap pola kebutuhan masyarakat, yang berarti memerlukan kompetensi sumber daya manusia yang professional. Kewirausahaan (enterpreneurship) merupakan suatu fenomena penting dalam pemberdayaan manusia (masyarakat) berkenaan dengan pengaruh kompetitif berskala global. Dampak krisis yang berkepanjangan sangat berpengaruh bagi pertumbuhan ekonomi tetapi bagi seorang enterpreneurship perlu dipandang sebagai suatu peluang bisnis yang lebih baik. Penajaman berpikir dan berbuat pada kegiatan kewirausahaan berarti mengantisipasi kemelut dan merubah pola kebiasaan lama menjadi unggul. Berarti penting bagi para pengusaha kecil mempelajari kewirausahaan sebagai ilmu pengetahuan yang dapat menggiring ke wawasan yang lebih luas.
Apa itu Manajemen ? Ada beberapa pendapat dari pakar manajemen tentang definisi manajemen, yaitu :
- Manajemen adalah pencapaian tujuan yang ditetapkan terlebih dahulu dengan mempergunakan kegiatan orang lain (George R. Terry)
- Menurut The Liang Gie, Drs., Manajemen adalah proses yang menggerakkan tindakan-tindakan dalam usaha kerjasama manusia, sehingga tujuan yang telah ditentukan benar-benar tercapai.
- Sedangkan menurut Sondang P. Siagian, Mpa, Manajemen adalah kemampuan / keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan orang lain.
e-Tronik Management : Suatu proses jati diri dalam jiwa seseorang dalam menentukan sifat/ sikap keberanian, keteladanan dalam menghadapi resiko usaha dan mengambil keputusan yang bersumber kepada ilmu.
2. Pengertian Kewirausahaan
- Menurut Drucker (MPU Manjemen) Kewirausahaan adalah orang yang mampu membaca dan menciptakan peluang disetiap perubahan.
- S. Wijandi (1988). Kewirausahaan adalah suatu sifat keberanian, keutamaan dalam keteladanan dalam mengambil resiko yang bersumber pada kemampuan sendiri.
- Adalah Echauz berpendapat bahwa Enterpreneur yang berhasil memulai dengan sebuah mimpi, kemudian direncanakan dengan pemikiran yang matang yang selanjutnya merealisasikan mimpi itu.
Istilah kewirausahaan sangat spesifik berkaitan dengan sikap mental dalam melihat peluang usaha yang tak dilihat orang lain, berwawasan luas walaupun penuh resiko dan selalu menguntungkan (melaba).
Seorang wirausaha penting mempunyai visi dan misi di lini usahanya. Hal ini merupakan kekuatan atau daya ampuh baik dalam perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, personality, pengarahan, koordinasi, pelaporan, efisiensi (dana). Berarti ada suatu sinergi dalam usaha karakteristik kewirausahaan.
a. Cita - cita untuk maju
Visi dan Misi yang menunjukkan sikap pribadi yang optimis dalam melihat suatu peluang yang berorientasi secara stratejik dalam meraih visi dan misi dengan daya kemampuan yang kuat, yaitu :
- Berani menentukan resiko dalam meraih sukses
- Berfikir positif
b. Percaya Diri
Dorongan dari dalam diri sendiri tanpa menghiraukan pengaruh luar yang subyektif. Orientasi tertuju keluar, fikiran, perasaan serta tindakan obyektif.. Yakin akan kemampuan, kecerdasan, keahlian yang dimiliki, selalu membangkitkan optimisme dalam mencari jalan keluar pada dampak hambatan yang bervariasi.
c. Kuat dan Tahan Mental
Dalam interaksi usaha, lingkungan merupakan gelombang yang harus tahan banting. Katakan ada dua system ombak lingkungan yaitu longitudingal dan transversal. Seorang wirausahawan sebaai sebuah bentuk konstruksi kapal mampu berhadapan dengan kedua ombak itu. Dimana untuk menikmati keberhasilan dalam usaha terbentang hambatan dan godaan. Normalnya wirausahawan secara luhur bertakwa kepada Tuhan.
d. Naluri dan intuisi yang tajam
Wirausahawan adalah figur, innovator bukan plagiator, figure pemimpin bukan pengekor. Ketajaman naluri dan intuisi selalu berproses sebagai latihan dan pengalaman sehingga selalu terbuka peluang bisnis.
Seorang wirausahawan tidak boleh menutup diri dalam setiap pengambilan keputusan. Prinsip-prinsip human relation perlu dijalankan. Ada 8 prinsip pokok, yaitu :
- Harus ada sinkronisasi antara tujuan organisasi dengan tujuan individu di dalam organisasi.
- Suasana kerja yang menyenangkan
- Informasi yang wajar dalam staf (hubungan kerja)
- Kembangkan bawahan sampai tingkat maksimalnya
- Manusia bawahan bukan mesin
- Pekerjaan yang menarik dan penuh tantangan
- Pengakuan dan penghargaan atas pelaksanaan tugas dengan baik
- Alat perlengkapan yang cukup
- Jenis Usaha
Wirausahawan membuat daftar prioritas jenis usaha dilihat dari kebutuhan pasar, kemampuan, keahlian, finansial atau modal dasar, kesempatan dan dampak lainnya.
- Tempat dan Lokasi
- Strategis dalam arti tidak mengganggu lingkungan, dekat dengan bahan baku produksi, kelancaran transportasi, dekat dengan pusat ekonomi, pusat pendidikan, pemukiman pariwisata, transportasi laut, sungai, danau dan udara.
- Prospek Pasar dan Persaingan
Ketajaman memproyeksi prospek pasar biasanya berkaitan dengan harga jual yang ditentukan oleh sumber pasar.
- Faktor Jumlah Penduduk
Penduduk ditentukan oleh berapa besar populasi penduduk dengan rata-rata jumlah laki-laki dan perempuan, Jumlah PNS, jumlah pegawai swasta, jumlah petani, jumlah siswa dan mahasiswa.
- Aspek Teknologis
Berkaitan dengan perkembangan IPTEK, apakah pilihan terhadap Teknologi tepat guna, teknologi modern maupun tradisional kaitannya dengan kelengkapan peralatan, kemampuan SDM dalam menciptakan suatu barang. - Aspek Perijinan dan Administrasi
Hal ini berkaitan dengan pengembangan masa depan usaha. - Inovasi dan Kreatifitas Tinggi
Inovasi yaitu implementasi dari kreatifitas yang berdampak pada pendapatan suatu perusahaan dan terus dikembangkan walaupun pengaruh kompetitif.
- Wirausahawan selalu mencari ide, gagasan yang tepat dan tembus pasar
- Wisausahawan selalu belajar melatih diri dalam menghadapi tantangan dan cara menentukan solusi bisnisnya.
- Wirausahawan berfikir dengan jangkauan dekat dan jauh yang menguntungkan.
- Wirausahawan memiliki dedikasi dalam peran dan tugas.
- Disiplin
- Kata orang disiplin adalah kunci keberhasilan
- Menghargai waktu
- Menghargai pendapat orang lain
- Berbuat sesuatu yang dapat dicontoh bawahan
- Tepat janji
- Tanggung jawab Moral
- Wirausahawan selalu memperhatikan kepentingan usaha, kepentingan bawahan, kepentingan pasar, kepentingan lingkungan dan mitra.
- Kemampuan Menjual
- Wirausahawan menonjolkan gaya hidup berwibawa, bersuara lembut dan kemampuan mempengaruhi orang lain.
- The Right Man in The Right Place
- Atau organisasi yang dikenal dengan “Occupational in Competence” yang artinya ada batas-batas maksimal untuk dicapai seseorang dalam kariernya Sumber : http://911medical.blogspot.com/2007/10/cocaine-koakain.html
Langganan:
Postingan (Atom)